Wednesday, December 27, 2017

Tips Menghindari Sistem Windows Error


Pernah mengalami sistem Windows error seperti tidak bisa booting ke desktop, black screen, blue screen ataupun error yang lainnya? biasanya hal tersebut akan membuat sebagian penggunanya merasa panik, dan tak jarang untuk cara pintas mengatasinya, kita melakukan install ulang Windows yang tentunya akan cukup merepotkan jika hal itu terjadi berulang - ulang.

Error yang terjadi pada sistem Windows biasanya disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya disebabkan karena kesalahan oleh penggunanya (human error), misalnya mengubah - ubah suatu pengaturan sistem yang menyebabkan crash.

Untuk meminimalisir terjadinya mesalah atau error pada sistem Windows, kita bisa melakukan beberapa hal untuk pencegahan. Beberapa tips berikut mungkin dapat membantu meminimalisir terjadinya masalah pada sistem operasi Windows yang kita gunakan.
  • Jangan Sembarangan Mengubah pengaturan Sistem

Mengubah pengaturan sistem yang tersembunyi dari pengaturan umum, biasanya dilakukan untuk membuka keterbatasan suatu hal yang kita perlukan.  Misalnya, mengatur Group Policy Windows, mengubah pengaturan dengan software tweaker, ataupun tindakan lainnya. Pastikan untuk melakukannya sesuai intstruksi atau tuntunan dengan benar, jangan melakukannya dengan "coba-coba" agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


  • Hati  - hati Mengedit Registry

Mengedit registri melalui registry editor (regedit), biasanya dilakukan untuk mengubah pengaturan - pengaturan tertentu dari sistem windows, seperti memanipulasi informasi sistem, mengaktifkan fitur tertentu, dan lain sebagainya dengan cara mengganti value dari registri yang tersimpan. Dalam mengedit registri, pastikan untuk berhati - hati, jangan sampai kita secara tak sengaja menghapus registri penting dari sistem dan menyebabkan sistem Windows rusak.

  • Hati - hati Menggunakan Software Tweaker atau Customizer

Pada dasarnya, Karena Windows merupakan salah satu sistem operasi yang bersifat closed source, itu artinya kita tidak bisa bebas mengkustomisasi windows seperti yang kita inginkan, terkait hal tersebut, banyak software - software yang dibuat dengan tujuan untuk mengkustomisasi pengaturan yang  dibatasi (tidak bisa kita ubah) secara default. Salah satu contoh, misalnya software pengubah tema, yang menjadikan kita bisa mengubah tema windows menjadi terlihat berbeda. Dalam menggunakan software tersebut, pastikan untuk mengikuti cara penggunaan yang diberikan oleh pembuatnya agar tidak menyebabkan sistem crash.

  • Biasakan Membuat Restore Point

Ketika sistem Windows sudah error ataupun rusak, salah satu cara termudah untuk mengembalikannya yaitu dengan menggunakan titik pemulihan atau restore point, dimana kita bisa mengembalikan sistem ke posisi tertentu sebelum sistem mengalami error. Hal ini berlaku jika kita telah membuat restore point sebelum kita melakukan perubahan, maka dari itu, biasakan untuk membuat restore point terlebih dahulu sebelum kita melakukan perubahan pada sistem, misalnya sebelum menginstall driver. Untuk lebih baiknya, nyalakan fitur untuk membuat restore point secara otomatis beberapa hari sekali di pengaturan Windows.

  • Gunakan Antivirus yang Handal

Selain faktor diatas, sistem yang error bisa juga disebabkan kerena virus atau mallware yang menempel, untuk menghindari hal tersebut, gunakanlah antivirus yang handal dan mumpuni, rajin-rajin juga memperbarui database antivirus yang digunakan dan jangan sembarangan mendownload file dari sumber yang meragukan.

Jika ada tambahan mengenai tips menghindari error pada sistem Windows, silahkan tambahkan di kolom komentar. Bagikan juga pada yang lain agar mereka juga tahu tips yang perlu dilakukan untuk mencegah error pada sistem Windows.

Like halaman Blog Edukasi di Facebook untuk mendapatkan info update artikel terbaru atau berlangganan via email dan mendapatkan kiriman tentang artikel terbaru langsung di email anda. Gratis.

Anda Membaca Artikel :
Judul : Tips Menghindari Sistem Windows Error
Label : Tips


Wednesday, December 20, 2017

4 Tips Merawat Baterai Smartphone Agar Tetap Awet Bertahun-Tahun

Tips Merawat Baterai Smartphone

Tips Merawat Baterai Smartphone
 
Dalam memainkan android sering kali kita mengalami baterai yang Soak karena batas pemakaian yang terlalu berlebihan, maka dari itu cara untuk merawat baterai smartphone agar tidak cepat rusak ialah dengan melakukan beberapa cara yang saya bagikan di bawah ini.

1. Jangan Over Charge

Cara pertama yang harus kita lakukan untuk cara merawat  baterai smartphone ialah jangan mengecasnya sampai over power.
Dalam mengecas smartphone sering kali kita meninggalkannya sambil menunggu penuh , hal inilah faktor paling umum yang membuat baterai smartphone yang kalian miliki cepat rusak dan akibatnya semakin hari semakin boros.

2. Jangan Meletakkannya ditempat yang Panas

Cara kedua yang dapat kita lakukan untuk merawat baterai smartphone yang kita miliki ialah jangan pernah meletakkanya di tempat yang panas.
Secara tidak sadar saat kita meletakkan smartphone tersebut di tempat yang panas layar smartphone yang kita miliki akan semakin redup dan pastinya membuat android menjadi overhead yang akibatnya baterai android yang kalian miliki semakin cepat Soak.

3. Jangan Cas Sambil Main Game

Dalam mengecas smartphone sering kali kita sambil menggunakannya baik untuk online di sosial media ataupun bermain game ( tapi yang paling sering saya temui ialah bermain game ).
Dan itu sudah menjadi kebiasaan banyak orang , hal inilah yang membuat umur baterai smartphone yang kita miliki semakin pendek.

Saat kita memainkan game sambil mengecas baterai akan kebingungan dalam mengatur arus yang keluar ataupun arus yang masuk akibatnya akan ada sel baterai yang rusak dan tidak bisa terisi lagi.
Jadi untuk kalian yang masih sering mengecas hp sambil bermain game hilangkanlah kebiasaan tersebut agar baterai android yang kalian miliki tetap awet.

4. Jangan Memainkan HP sampai Ngedrop

Langkah terakhir yang harus kita lakukan dalam tata cara merawat baterai smartphone ialah jangan memainkan hp sampai Ngedrop.
Hal ini juga sangat sering dilakukan oleh banyak orang baik sengaja ataupun tidak sengaja, saat kita membiarkan baterai dalam keadaan drop, maka akan terjadi beberapa sel baterai yang rusak dan tidak bisa diisi lagi .

Jumlah daya minimal wajar yang harus kalian ketahui apakah baterai android Banda sudah layak untuk dicas ialah antara 20-30 % dan batas maksimal ataupun batas mencabut ialah antara 80-99%.

Nah setelah kalian mengetahui beberapa tips diatas , kalian diharapkan tidak melakukan kesalah-kesalahan kecil yang dapat membuat baterai smartphone kalian Soak dan untuk menambah wawasan kita akan mengenal lebih dalam tentang apa jenis baterai yang smartphone kita gunakan itu.

Jenis-jenis Baterai Smartphone :


Jenis-jenis Baterai Smartphone

1. Lithium-ion

Siapa yang tak kenal dengan baterai jenis ini ? Jenis baterai ini dulunya sangat sering digunakan pada saat zaman layar hp yang kita miliki masih berwarna monokrom.

Karena semakin berkembangnya teknologi sekarang jenis baterai ini sudah semakin di tinggalkan karena daya tahannya yang semakin hari semakin lemah, walaupun sebenarnya masih banyak sekali produsen smartphone ataupun laptop yang masih menggunakan baterai jenis ini.

2. Lithium Polymer

Lithium Polymer ialah jenis baterai yang memiliki kualitas 40% lebih baik di banding dengan lithium-ion , maka wajar saja jika handphone handphone kelas mid-end yang menggunakan jenis baterai ini.

3. Nickel Cadmium

Baterai jenis ini ialah baterai yang sering kali kita temukan di toko-toko dengan merek ABC,Alkaline, Eveready , panasonic dll , dan bentuknya sendiri berupa silinder.
Dan yang perlu di ingat baterai jenis ini sangat tidak cocok untuk digunakan di smartphone karena memiliki daya ledak yang tinggi dan beracun. Jadi wajar saja tidak ada produsen yang menggunakan baterai ABC untuk smartphonenya.

4. Nickel Metal Hydride

Baterai jenis ini bentuknya sangat mirip dengan Nickel Cadmium namun memiliki beberapa kelebihan yaitu memiliki daya yang lebih kuat dan lebih ramah lingkungan .
Walaupun demikian baterai ini sangat cepat rusak setelah mengalami beberapa kali proses pengecasan.

5. Lithium Oxygen

Ini adalah baterai yang masih dalam masa pengembangan , kabarnya baterai jenis ini memiliki kemampuan yang sangat super , selain dapat dicas hingga penuh dalam hitungan detik dia juga memiliki kemampuan diatas ketiga baterai diatas.
Namun sayang seribu sayang baterai ini masih dalam proses pengembangan jadi belum ada smartphone yang berani menggunakan baterai jenis ini.

PENUTUP

Nah jadi itulah beberapa jenis baterai smartphone dan beberapa cara yang saya lakukan untuk merawat smartphone kesayangan saya, semoga artikel yang saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat untuk kalian yang ingin merawat smartphone. Mohon maaf jika terjadi banyak kesalahan dalam penulisan kata ataupun huruf yang saya tulis di artikel ini.


Anda membaca artikel :
Judul : 4 Tips Merawat Baterai Smartphone Agar Tetap Awet Bertahun-Tahun
Label : Tips

Baca Juga :

M. SYAHRI

Penulis di Artikelklopedia, seorang pelajar yang tertarik dengan dunia IT. Bertempat tinggal di Jawa Tengah, Indonesia.
Kontak : LIHAT DISINI. Terima kasih atas kunjungan Anda dan selamat membaca. Semoga apa yang ada dapat bermanfaat. Lihat Selengkapnya...